Tips Agar Pengajuan KPR Anda Langsung Disetujui Oleh Bank

Hampir semua orang di dunia ini pasti mempunyai impian untuk membeli rumah di suatu hari. Baik itu rumah baru atau bekas, selama layak untuk dihuni, maka tidak akan menjadi persoalan yang pasti. Apalagi saat ini ada program KPR rumah yang memudahkan siapa saja untuk memiliki rumah.

Namun, tidak sembarang orang bisa mengajukan KPR lho! Ada beberapa syarat dan tahapan bagi bank untuk menyetujui pengajuan KPR. Buat Anda yang ingin sekali mengajukan KPR, simak beberapa trik di bawah ini agar pengajuan KPR Anda disetujui oleh bank.

Trik Mudah Agar Bank Setujui Pengajuan KPR Anda

KPR merupakan kepanjangan dari kredit kepemilikan rumah yang mengharuskan seseorang melakukan pengajuan ke pihak bank agar bisa membeli rumah namun dengan sistem angsuran. Banyak bank yang sangat selektif dalam memilih nasabah dan tidak asal menyetujui pengajuan KPR.

Pinjaman untuk membeli rumah ini terbilang sangat mahal, ya! Jadi tidak mengherankan jika banyak proses dan tahapan yang harus dilalui oleh seseorang agar pengajuan KPR nya ini disetujui. Setidaknya, 5 tips di bawah ini bisa membantu proses pengajuan Anda agar disetujui oleh bank :

1. Lakukan Survey Terlebih Dahulu

Jangan tergesa-gesa untuk mengajukan ke kantor cabang bank dan mengajukan KPR. Anda harus mengumpulkan berbagai informasi awal untuk mengetahui layanan apa saja yang diberikan oleh bank terkait program KPR yang dimilikinya.

Mengumpulkan berbagai informasi tentang program KPR dari bank tujuan Anda akan memudahkan Anda dalam proses pengajuan KPR. Anda bisa mengunjungi situs-situs online yang mengulas tentang program dan layanan KPR dari berbagai bank di Indonesia.

Catat semua informasi dari hasil survey yang Anda lakukan mulai dari proses pengajuan, suku bunga, maksimal tenor, biaya angsuran dan penalti yang diberikan.

2. Buat Tabel Perbandingan

Setelah Anda mendapatkan sejumlah informasi dari internet, maka buatlah tabel perbandingan mengenai kelebihan dan kekurangan program KPR dari bank satu dengan yang lainnya.

Cobalah untuk menuliskan syarat pengajuan KPR, proses atau tahapannya, suku bunga yang dibebankan serta layanan yang diberikan. Setidaknya, Anda mempunyai 3-5 daftar bank yang sekiranya mau menerima pengajuan Anda.

Dengan memilih 5 daftar bank yang hendak dituju, maka Anda tidak akan kebingungan jika salah satu bank menolak pengajuan Anda. Cobalah terus untuk mengajukan ke beberapa daftar bank yang hendak Anda tuju.

Daftar bank ini akan membantu Anda untuk lebih menghemat waktu karena tidak harus mencari informasi dari awal lagi tentang proses, syarat dan ketentuan pengajuan KPR dari bank lain seandainya mengalami penolakan.

3. Pastikan Memilih Bank yang Terjaga Reputasinya

Sekalipun Anda harus menuliskan 3-5 daftar bank yang sekiranya memudahkan Anda dalam proses pengajuan KPR rumah, bukan berarti Anda harus asal dalam memilih bank, ya!

Proses pengajuan KPR ini memang amatlah sulit untuk disetujui, namun Anda harus selalu memastikan untuk mencari bank yang telah terjamin reputasinya. Bank dengan reputasi yang bagus pasti akan memiliki layanan terbaik dalam menangani setiap nasabahnya.

KPR adalah angsuran rumah yang harus Anda keluarkan setiap bulannya dan Anda akan terus berhubungan dengan pihak bank sampai rumah Anda lunas. Jadi, ada baiknya Anda memilih bank yang memang bagus dalam melayani nasabahnya.

4. Datang ke Bank Dengan Rapi

Bisa dibilang tips satu ini adalah yang paling urgent di antara yang lainnya. Setelah Anda mengantongi beberapa daftar bank dengan reputasi yang bagus, maka Anda bisa datang ke bank tersebut. Pastikan bahwa Anda datang ke bank dengan penampilan yang serapi mungkin.

Jangan pernah Anda tampil dengan berantakan karena penampilan yang tidak rapi akan membuat pihak bank ragu. Cobalah datang dengan penampilan yang sangat meyakinkan. Datang dengan penampilan yang rapi bisa mempengaruhi petugas bank untuk membantu proses pengajuan Anda.

Jangan pula datang dengan wajah yang penuh putus asa untuk mendapat simpati petugas bank  agar menyetujui permohonan Anda. Cara tersebut tidak akan efektif jika syarat-syarat pengajuan Anda ada yang tidak terpenuhi.

Setelah bertemu dengan petugas bank, maka bicarakan tujuan Anda dengan penuh wibawa dan meyakinkan.

Cobalah bertanya tentang detail yang dirasa penting untuk ditanyakan seperti jumlah dana yang akan didapatkan, uang muka yang harus Anda setorkan, suku bunga bank, pilihan tenor dan keuntungan mengajukan KPR di bank ini.

Tidak lupa tanyakan pula mengenai beberapa biaya lain yang harus Anda bayarkan selain uang muka dan cicilan apabila pengajuan KPR Anda disetujui oleh bank. Jangan pernah malu atau sungkan untuk bertanya apapun pada petugas bank selama itu berkaitan dengan KPR yang diajukan.

5. Pastikan Lengkapi Persyaratan dengan Baik

Terakhir, Anda bisa memastikan bahwasannya persyaratan pengajuan KPR yang diminta oleh bank telah Anda penuhi. Semua syarat harus Anda penuhi dan jangan sampai ada yang terlewat. Syarat yang tidak lengkap membuat proses pengajuan Anda gagal disetujui oleh pihak bank.

Jika sekiranya ada syarat yang belum bisa Anda penuhi, maka mintalah keringanan waktu kepada pihak bank. Jangan terburu-buru datang ke bank selama ada syarat yang belum bisa terpenuhi.

 Daripada Anda harus ditolak oleh bank, bukankah lebih baik menunda proses pengajuan selagi memenuhi semua syarat pengajuan? Pada umumnya, syarat yang diminta oleh bank sendiri adalah :

–                      Fotokopi KTP suami dan istri untuk pasangan yang telah menikah

–                      Fotokopi Kartu Keluarga (KK)

–                       Surat Keterangan Kerja

–                      Slip Gaji

–                      Rekening tabungan

–                      NPWP

Jika semua syarat sudah Anda miliki, maka yakinlah bahwa pengajuan KPR Anda pasti bisa lolos dan disetujui oleh pihak bank.

5 tips mengajukan KPR rumah di atas bisa membantu Anda yang ingin sekali membeli rumah dengan sistem angsuran. Perhatikan setiap detail tahapan agar pengajuan Anda bisa diloloskan oleh bank, ya! Semangat untuk mencoba!